
Gagal memenangkan Seri M dua kali, ONIC Adi mengaku tidak menyesal
ONIC Adi akan selalu meningkatkan di setiap Seri M
Sebagaimana yang kita ketahui, Adi adalah seorang pelatih yang memiliki banyak pengalaman dalam adegan pro MLBB. Dicatat bahwa ia sering membawa tim yang dia urus untuk berkompetisi dalam acara MLBB kelas dunia.
Pelatih yang sebelumnya kita kenal sebagai Acil memainkan peran penting dalam kesuksesan RRQ dalam mencapai fase final dari seri m, tepatnya pada Kejuaraan Dunia M1 2019. Namun, raja harus tunduk kepada Evos Legends pada waktu itu.
Hal serupa terjadi lagi ketika dia adalah bagian dari tim pelatih ONIC. Bersama dengan pelatih Yeb, Adi berhasil membawa tim landak kuning ke fase final acara M5. Tapi sayangnya, mereka harus menyerah di tangan AP Bren.
Melalui acara DG Cheat pada hari Rabu (14/02/2024), Adi mengatakan bahwa dia tidak memiliki penyesalan setelah diketahui bahwa dia selalu gagal membawa pulang gelar seri m dalam setiap edisi yang dia ikuti.
Karena menurutnya, berkompetisi dalam turnamen internasional saja sudah menjadi salah satu pencapaian tertinggi yang dialami oleh pelatih.
Pelatih mantan RRQ merasa bahwa dia benar-benar harus meningkatkan lebih lagi di acara seri m yang akan datang sehingga nantinya dia bisa memenangkan gelar juara yang belum jatuh ke tangan tim dari Indonesia dalam waktu yang lama.
Pelatih akan terus meningkatkan kualitas dirinya dan tim yang dia atur, sehingga upaya mereka untuk menjadi juara dunia dapat benar-benar terwujud di masa depan.
"Dalam hal kegagalan di Seri M, mungkin tidak ada penyesalan karena saya pribadi masih merasa bahwa ini adalah pencapaian tertinggi, dan hanya bergabung dengan Seri M saja sudah merupakan pencapaian tertinggi. Dan saya pribadi akan mengatakan bahwa saya memiliki penyesalan, bukan bahwa ada karena mungkin saya merasa "saya harus terus meningkatkan di setiap seri m. Intinya, tidak ada penyesalan dan saya hanya di hati saya, mungkin lebih tepat untuk meningkatkan di seri m sampai benar-benar menjadi rejeki saya," kata ONIC Adi.
Sebagaimana yang kita ketahui, Adi adalah seorang pelatih yang pernah membawa tim Indonesia, yaitu RRQ Hoshi , ke babak final pada Kejuaraan Dunia M1 terakhir. Hanya saja dia harus menerima nasib buruk. Menghadapi skuad Evos Legends di putaran final M1, Adi, yang sebelumnya dikenal sebagai Acil, sebenarnya memiliki tim anak-anak yang tampil cukup baik selama acara final.
Namun, tim kerajaan harus mengubur mimpinya dalam-dalam setelah dikalahkan oleh comeback yang cukup menyakitkan dari skuad Evos Legends dengan skor akhir 4-3.
Meskipun demikian, Adi sendiri sudah dikenal sebagai pelatih dari Indonesia yang cukup sukses dalam adegan MLBB. Bagaimana mungkin tidak, dia cukup sukses dalam mempersembahkan banyak gelar baik di tingkat nasional maupun internasional. Akankah Adi terus membuktikan kualitasnya sebagai pelatih berkelas dunia dan mampu memenangkan gelar dunia untuk pertama kalinya? Mari kita tunggu perkembangannya pada tahun 2024 bersama ONIC



