Dua tim teratas dari grup pemenang dan satu dari grup pecundang akan maju langsung ke playoff. Peserta yang tersisa akan bersaing di Play-In, di mana tim yang menduduki peringkat 3-5 di grup pertama akan menghadapi tim yang selesai di peringkat 2-4 di grup kedua.
Adaptasi untuk Asian Games
Musim reguler, yang dimulai setelah First Stand di Brasil, akan dipersingkat menjadi empat putaran alih-alih lima. Di dua putaran pertama, semua sepuluh tim akan bermain melawan satu sama lain, sementara di dua putaran terakhir, tim akan dibagi menjadi grup Top 5 dan Bottom 5. Perubahan ini akan memungkinkan penyelenggara untuk mengalokasikan waktu tambahan bagi pemain yang bersiap untuk berpartisipasi di Asian Games 2026, yang dijadwalkan pada bulan September.
Jadwal Pertandingan yang Lebih Kompak
Tahap Play-In dan playoff akan dikurangi dari empat menjadi tiga minggu sambil mempertahankan total jumlah pertandingan, membuat jadwal menjadi lebih dinamis. Selain itu, waktu mulai untuk pertandingan akhir pekan akan berubah: pertandingan sekarang akan dimulai pada pukul 5:00 PM Waktu Standar Korea (KST) alih-alih 3:00 PM. Ini adalah kabar baik bagi penggemar Eropa — siaran di CET akan dimulai pada pukul 9:00 AM alih-alih 7:00 AM.
LCK Tetap Stabil
Di antara semua liga yang mengumumkan perubahan, hanya LCK yang mempertahankan strukturnya yang sebelumnya. Sementara liga-liga Amerika telah meninggalkan format LTA dan kembali ke LCS dan CBLOL klasik, dan LCP 2026 memperkenalkan Championship Points, seri BO5 penuh, dan pemilihan sisi dalam format 2v2, liga Korea telah memilih untuk stabilitas.
Keputusan ini dijelaskan oleh keberhasilan musim 2025, di mana pembagian musim dingin menjadi awal seremonial tahun ini, dan satu trofi untuk seluruh musim menambah prestise ekstra pada kompetisi.




