
ultimate ’s Jumping Deagle Shot Had Around 1% Chance to Hit
ultimate ’s Jumping Deagle Shot Had Around 1% Chance to Hit
Salah satu momen sorotan terbesar dari IEM Cologne Major 2026 kini telah dianalisis secara detail.
Seorang anggota komunitas menjalankan simulasi 5.000 tembakan untuk menghitung probabilitas ultimate mendaratkan headshot Deagle lompatnya. Hasilnya menunjukkan betapa tidak mungkinnya tembakan itu sebenarnya.
Simulasi menggunakan nilai sebaran, posisi, dan sudut yang diambil langsung dari file demo. Tujuannya adalah untuk merekonstruksi kondisi persis dari momen asli sedekat mungkin. Dari posisi yang sama dan melawan target yang sama, 5.000 tembakan ditembakkan.
Hanya 49 dari 5.000 tembakan tersebut yang mendarat sebagai headshot. Itu setara dengan tingkat hit 0,98%, yang dibulatkan menjadi sekitar 1%.
Dalam istilah sederhana, jika ultimate mencoba tembakan yang sama 100 kali di bawah kondisi yang sama, dia diperkirakan hanya akan mengenai sekali. Nilai sebaran yang sama juga berlaku di CS:GO, yang berarti hasilnya bukan masalah spesifik CS2 tetapi bagian dari bagaimana ketidakakuratan lompat Deagle bekerja di kedua permainan.
Secara statistik, tembakan itu hampir sepenuhnya bergantung pada keberuntungan, dengan sekitar 99% kemungkinan meleset pada setiap percobaan tunggal. Itu tidak membuat momen tersebut kurang spektakuler, tetapi memang memberikan konteks pada permainan tersebut.
Itu adalah jenis momen yang membuat Counter-Strike baik menjengkelkan maupun tak terlupakan: tembakan dengan persentase rendah yang entah bagaimana mendarat di panggung terbesar.



