Esports Bet Logo
Esports Bet Logo
Promosi
E-sports
Olahraga
Kupon taruhan
data permainan

Berita

BERITAforward
CS2forward
BERITA MENDADAK

berita mendadak

Tips Taruhan Esports

transfer

judul

blog

CCT Melarang Pemain Dziuseppe karena Kecurangan
MAT2025-10-24

CCT Melarang Pemain Dziuseppe karena Kecurangan

Operator turnamen CCT telah mengeluarkan pernyataan resmi setelah hasil penyelidikan oleh Akros Anti-Cheat, yang mengungkapkan penggunaan cheat perangkat keras dalam sebuah pertandingan selama CCT Season 3 Europe Kualifikasi Tertutup Seri 10.

Acara ini telah memicu kontroversi di komunitas, karena salah satu tim Eropa, Dziuseppe, menerima diskualifikasi penuh dari semua acara CCT untuk berbagai durasi.

Detail Penyelidikan

Menurut laporan, selama pertandingan antara Dziuseppe dan ALLINNERS (22 Oktober 2025), sistem anti-cheat Akros mendeteksi tanda-tanda interferensi eksternal pada dua akun tim.

Penyelidikan mengkonfirmasi deteksi cheat perangkat keras untuk pemain Gabriel “⁠Fugor⁠” Fuc dan Bartłomiej “⁠Masi⁠” Łacheta.

Sanksi dari CCT

Para penyelenggara memutuskan untuk menerapkan langkah-langkah disipliner yang ketat:

  • Fugor dan Masi menerima larangan dua tahun dari semua turnamen seri CCT. Jika Akros Anti-Cheat tidak mencabut larangan setelah periode ini, masa larangan akan secara otomatis diperpanjang hingga akhir suspensi yang sebenarnya.
  • Paweł “⁠keis⁠” Kosobudzki, Jan “⁠Xydoo⁠” Gajewski, dan Karol “⁠virtuoso⁠” Wrześniewski didiskualifikasi selama enam bulan.

Semua hukuman mulai berlaku pada 22 Oktober 2025, dan tim sekarang dilarang berpartisipasi dalam acara CCT selama periode yang ditentukan.

Pertandingan yang Dilepaskan

Pernyataan juga menjelaskan bahwa semua pertandingan yang dijadwalkan melibatkan pemain Dziuseppe yang dilarang dianggap telah dilepaskan.

Pertandingan yang memicu insiden terjadi dalam CCT Season 3 Europe Kualifikasi Tertutup Seri 10, di mana ALLINNERS mengalahkan Dziuseppe 2:0.

Beberapa analis mencatat bahwa keputusan ini dapat mempengaruhi kerjasama di masa depan antara CCT dan Akros Anti-Cheat, karena yang terakhir terus meningkatkan sistemnya untuk mendeteksi tidak hanya perangkat lunak tetapi juga manipulasi perangkat keras oleh pemain.

Apa Selanjutnya

CCT mengonfirmasi bahwa semua pertandingan di masa depan akan menjalani kontrol anti-cheat yang lebih ketat, dan setiap deteksi interferensi eksternal akan mengakibatkan penangguhan segera tanpa banding.

Para penyelenggara juga menekankan bahwa insiden semacam itu merusak kepercayaan pada skena profesional CS2 dan mendesak tim untuk menjaga transparansi penuh dalam persiapan mereka untuk turnamen resmi.

BERITA TERKAIT

Snax tidak bisa ikut serta dalam pembukaan FISSURE Playground 3  GamerLegion
Snax tidak bisa ikut serta dalam pembukaan FISSURE Playgroun...
21 oras ang nakalipas
 Mouz  sapu  Vitality  2-0 untuk menyiapkan  Spirit  rematch di final BLAST Porto
Mouz sapu Vitality 2-0 untuk menyiapkan Spirit rematch ...
3 araw ang nakalipas
Lapangan kualifikasi tertutup Thunderpick World Championship telah dikonfirmasi
Lapangan kualifikasi tertutup Thunderpick World Championship...
isang araw ang nakalipas
 Spirit  sapu  Falcons  2-0 untuk mencapai final grand BLAST Open Porto
Spirit sapu Falcons 2-0 untuk mencapai final grand BLAST ...
3 araw ang nakalipas